Tono Lebang:
Renungan Harian Toraya (ReHaT)
Jumat 10 Mei 2019
PEMULIHAN TUHAN
(Katilendokan diomai Puang Matua)
Bacaan Alkitab dari Yehezkiel 20:39-44
Keinginan manusia untuk melampaui batas kemampuannya adalah bentuk ketidaktaatannya kepada Tuhan, terlebih ketika menyembah kepada ilah-ilah lain. Jika melanggar kehendak Allah secara terus menerus maka manusia akan menerima konsekuensi dari tindakannya yang tidak taat kepada Allah.
Pembacaan hari ini menjelaskan bahwa Tuhan memakai pembuangan sebagai alat pemurnian terhadap umat akibat ketidaktaatannya kepada Tuhan. Namun, Allah tidak selamanya membuang mereka, karena Allah akan segera memulihkan sisa bangsa Israel untuk menjadi umat yang taat dan setia kepada Allah (ay. 39-44). Pemulihan yang dilakukan Tuhan akan dimulai dari dalam hati umat. Perintah yang seakan-akan mendorong mereka untuk menyembah ilah-ilah justru akan membuktikan apakah mereka sungguh-sungguh umat Tuhan atau bukan (ay. 39-42). Setelah mereka menerima penghukuman dari Allah melalui pembuangan apakah mereka masih akan menyembah kepada ilah-ilah lain ataukah mereka akan kembali dalam penyembahan kepada Allah (ay.43). Akan tetapi Allah maha kasih yang menyatakan kasih setianya kepada umat-Nya. Tindakannya hanya supaya umat-Nya mengetahui bahwa Tuhanlah yang akan memurnikan mereka dan tidak akan menghukum selaras dengan tingkah laku mereka yang jahat.
Bagi Tuhan dosa pasti di hukum. Namun sebagai orang yang telah menerima pengampunan hendaklah mengisi kehidupannya dalam bentuk ketaatannya kepada Allah dengan cara menyembah Allah secara benar. Jika demikian, maka Allah pun akan menyatakan kasih-Nya kepada kita. Sebagai orang yang telah dipulihkan, sembahlah Allah. Amin
Copyright by BPSGT
"Bagikan ReHaT ini melalui media sosial yang anda gunakan untuk berinteraksi kepada orang-orang disekitar anda, supaya mereka juga turut merasakan kuasa kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus juruselamat kita"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar