Jumat, 10 Mei 2019

MELAYANI DENGAN KUASA ALLAH



MELAYANI DENGAN KUASA ALLAH
(Ma’kamaya sisola KuasanNa Puang Matua)
Bacaan Alkitab dari 2 Korintus 1:12-24

“Jangan mengukur baju orang di badan sendiri”, demikian bunyi pepatah yang sering kita dengarkan. Setiap orang merindukan agar hal baik yang dilakukannya itu dapat diterima oleh banyak orang. Namun, dalam kenyataannya justru yang seringkali kita jumpai ialah ada sebagian orang yang tidak mudah percaya dengan niat baik dan karya nyata yang sudah kita lakukan. Beberapa orang senang mengukur dan memberi penilaian berdasarkan pikirannya sendiri (subjektif). Apakah saudara pernah mengalami hal ini? Pernahkah saudara melakukan sesuatu yang baik, lalu ada orang lain yang curiga, menuduh dan menyebarkan berita yang tidak benar (hoax)?

Sebagian orang meragukan kerasulan Paulus, karena Paulus dianggap tidak tepat janji mengenai jadwal kunjungannya. Itulah sebabnya hubungan jemaat dengan Paulus sempat mengalami gangguan. Sekalipun demikian, apakah Paulus lantas ikut tersulut emosi dan membalas dengan tuduhan serta makian? Sesungguhnya tidak! Paulus justru merespon mereka dengan hikmat Allah. Dalam ay.12 Paulus meyakinkan jemaat, bahwa Paulus dan rekan sekerjanya dikuasai oleh ketulusan, kemurnian dan kekuatan kasih karunia Allah. Jadi pelayanan yang dilaksanakan bukanlah berdasarkan hikmat duniawi.

Seperti Paulus, kita butuh hikmat dan kuasa dari Allah dalam menyikapi hal-hal demikian. Kuasa yang dari Allah itulah yang membawa kita kepada sikap yang tulus dan murni. Dengan demikian, sebagai pembaca surat Paulus saat ini, kita dapat menjadi orang-orang yang membangun karakteristik pelayanan kita dengan setulus-tulusnya dan tidak perlu terpancing dengan perkataan orang lain yang mungkin tidak senang dengan apa yang telah kita lakukan. Teruslah melayani dalam ketulusan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar