Minggu, 12 Mei 2019

DOMBA GEMBALAAN-NYA

DOMBA GEMBALAAN-NYA
(Domba Nalaai’)
Bacaan Alkitab dari Mazmur 100:1-5

Orang yang percaya pada Tuhan, entah itu Israel pada masa lalu, ataupun kita sebagai pengikut Kristus, pada kita dilekatkan sebutan sebagai domba gembalaan-Nya. Mengapa kita mesti digambarkan sebagai domba? karena rupanya domba adalah binatang yang mudah tersesat dan bila domba tersesat, biasanya susah untuk kembali kepada jalan yang seharusnya. Itulah sebabnya sehingga domba sangat memerlukan tuntunan untuk dapat  menikmati kehidupan yang lebih baik.

Memiliki Allah sebagai gembala dan umat sebagai domba-Nya adalah alasan penting bagi pemazmur dan umat untuk memuji serta beribadah dengan sungguh kepada Allah. Mengapa? Karena dalam hubungan itu, umat terpelihara hidupnya dan tidak akan tersesat pada jalan yang justru mengancam hidupnya sendiri. Persekutuan yang akrab dalam rumah Sang Gembala akan membuat umat senantiasa mendengar sapaan-Nya, ajaran-Nya dan beroleh kepastiaan bahwa hidup-Nya sungguh dipeliharakan oleh-Nya. Bersekutu dengan Sang Gembala dalam kemah-Nya memastikan keamanan, kenyamanan dan ketenangan untuk menjalani hidup.

Bagaimana dengan kehidupan kita? Apakah cara hidup kita telah melimpah dengan syukur bahwa Allah telah berkenan memastikan hidup kita terpelihara dalam Bait-Nya dan dalam tuntunan-Nya?  Yakinlah bahwa dengan menjadikan diri kita sebagai umat kepunyaan-Nya dan domba gembalaan-Nya, dan bersedia memastikan kehidupan kita untuk hidup bersama-Nya, maka sebagai domba kita tidak akan sesat. Selama kita mendengarkan suara dan memperhatikan tuntunan-Nya dalam hidup kita, maka yakinlah bahwa hidup kita sedang tertuju pada hidup yang berkelimpahan. Amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar